Selasa, 30 Juni 2015

Tugas Perekonomian Indonesia

1. apa yang anda ketahui tentang perekonomian indonesia?
jawaban :
ekonomi adalah sebuah bidang kajian tentang pengurusan sumber daya material individu, masyarakat, dan negara untuk meningkatkan kesejahteraan hidup manusia. Karena ekonomi merupakan ilmu tentang perilaku dan tindakan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang bervariasi dan berkembang dengan sumber daya yang ada melalui pilihan-pilihan kegiatan produksi, konsumsi dan atau distribusi.
2. jelaskan masalah yang menjadi tantangan perekonomian indonesia di masa yang akan datang ! jawaban :
1.Penggelembungan Nilai Aset
Kemungkinan terjadinya gelembung nilai aset (asset bubble) dan inflasi, karena kurangnya daya serap ekonomi nasional terhadap masuknya modal asing, termasuk jangka pendek.
2.Terhentinya Arus Modal Masuk
Terhentinya arus modal masuk dan bahkan terjadinya penarikan kembali modal masuk dalam jumlah besar. Kesalahan dalam mengambil kebijakan, keterlambatan mengambil tindakan serta kurang koordinasi antar pembuat kebijakan juga dapat berakibat buruk terhadap stabilitas makro yang sudah terjaga selama ini.
3.Subsidi Energi dan Alokasi yang Kurang Efisien.
Selama ini, subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) masih dinikmati orang mampu (berpenghasilan tinggi). Terkait masalah ini, Ketua Komite Ekonomi Nasional, Chairul Tanjung mengatakan yang wajib mendapatkan subsidi ialah orang miskin, orang mampu sebaiknya tidak dapat subsidi.
4.Risiko Inflasi
Risiko inflasi terutama dipicu komponen makanan, pendidikan, dan ekspektasi inflasi. Inflasi Indonesia yang masih tinggi, menurut Chairul Tanjung, karena selama ini kita hanya mengandalkan kebijakan moneter Bank Indonesia untuk mengelola permintaan. Padahal, selain faktor permintaan, inflasi juga dipengaruhi faktor penawaran atau tersedianya barang dan faktor distribusi yang harus diperhatikan.
5.Infrastruktur yang Kurang Memadai
Chairul menuturkan, tahun ini Indonesia menjual mobil sebanyak 760 ribu. Jika dalam lima tahun ke depan tidak ada penambahan jalan secara signifikan khususnya di Jakarta, akan terjadi kemacetan. Begitu pula, dengan airport dan pelabuhan. "Jika tidak ada perbaikan akan terjadi kemacetan luar biasa, yakni kemacetan ekonmi,” ujar Chairu
6.Kurangnya Daya Saing
Peningkatan daya saing, perbaikan pendidikan, dan pelatihan serta penambahan pasokan tenaga teknik terdidik yang menjadi penghambat bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi produk (utamanya yang padat karya), menghambat investasi dan mengurangi penciptaan nilai tambah dan lapangan pekerjaan.
7.Kondisi Politik dan Hukum yang Terjadi
Hingga kini, kinerja DPR dalam menyelesaikan legislasi, pembuatan undang-undang (UU), termasuk UU yang berkaitan dengan upaya mendorong pembangunan ekonomi masih jauh dari harapan.

3. sebutkan 6 indikator pengelolaan hutang indonesia membaik versi indonesia !
jawaban :
a)      Utang nominal bertambah tapi PDB naik tajam sehingga rasio utang/PDB turun tajam terutama sejak 2005.
b)      Tambahan pinjaman luar negeri netto negatif sejak 2005, artinya Indonesia membayar pinjaman luar negeri jauh lebih besar dari penarikan pinjaman baru. 
c)      Utang yang bertambah (nominalnya) adalah dalam bentuk Surat Berharga Negara (SUN & Sukuk) rupiah yang diterbitkan di dalam negeri agar dapat mengurangi pinjaman luar negeri sekaligus mendorong pengembangan pasar modal. 
d)     Rezim sebelum Pemerintahan saat ini mengandalkan penjualan aset negara melalui privatisasi dan penjualan aset bank rekap. 
e)      Dalam sejarah kredit rating RI, selama rezim sebelum SBY pernah mengalami 'SELECTIVE DEFAULT' 2 kali. Rahmat menjelaskan, artinya perekonomian negara dianggap brengsek dan tidak bisa bayar utang.  
"Sejak 2005 peringkat RI membaik dan tahun 2009 Moody's justru memperbaiki outlook rating RI dari stable ke POSITIF, meskipun di tengah krisis banyak negara rating turun termasuk negara maju seperti Jepang, UK dan kemungkinan AS," tegasnya.
f)       BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian atas bagian anggaran pengelolaan utang. 

4. jelaskan apa yang di maksud dengan pembangunan berwawasan nusantara !
jawaban :
Wawasan adalah pandangan hidup suatu bangsa yang dibentuk oleh kondisi lingkungannya. Kondisi lingkungan hidup bangsa Indonesia adalah pulau atau kepulauan yang terletak di antara samudera pasifik dan atlantik, di antara benua Asutralia dan Asia (Nusantara).
Pembangunan berwawasan nusantara sebenarnya tidak lain adalah pembangunan yang berwawasan ruang. Pembangunan berwawasan ruang (ekonomi regonal) tersirat dalam argumentasi Myrdall dan Hirschman, yang mengemukakan sebab-sebab daerah miskin kurang mampu berkembang secepat seperti yang terjadi di daerah yang lebih kaya (Suroso, 1994)
5. sebutkan manfaat pembangunan infrastruktur di bagian indonesia timur  !
jawaban :
Sektor pertambangan dan galian, sub sector perkebunan dan subsektor kehutanan memberikan sumbangan besar bagi pendapatan nasional.
Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
6. sebutkan dan jelaskan tiga faktor berkembangnya sektor industri di indonesia !
jawaban :
a.       perluasan kesempatan kerja yang tidak dimotori oleh sektor industri.
b.       sektor industri sudah berada dalam kondisi kritis, melempar tenaga kerja formal ke sektor informal," .
c.       penyerapan tenaga kerja dalam sektor jasa tidak tertampung di sektor informal.

7. Sebutkan dan jelaskan tiga indikator dalam pembangunan ekonomi !
jawaban :
  a)      Indikator Moneter
·         Pendapatan perkapita
Indikator yang digunakan untuk membedakan tingkat kemajuan ekonomi anatara negara-negara maju dengan NSB dan juga dapat memberikan gambaran tentang laju pertumbuhan kesejahteraa masyarakat dan juga perubahan corak perbedaan tingkat yang sudah terjadi di antara berbagai negara.
·         Indikator kesejahteraan ekonomi bersih
- Koreksi positif
- Koreksi negative
b)      Indikator Non Moneter
·         Indikator sosial
Idikator yang membandingkan tingkat kesejahteraan masyarakat diberbagai negara yaitu dengan menggunakan data yang bersifat bukan moneter untuk menentukan indeks kesejahteraan masyarakat ditiap Negara
·         Indeks kualitas hidup dan Indeks pembangunan manusia
c)      Indikator Campuran (indikator sosial ekonomi
 8.      Sebutkan ciri-ciri utama perekonomian Indonesia !
jawaban :
1.      Indikator Moneter 
 Indikator ini berkaitan dengan uang. Uang disini berupa tingkat income yang diterima oleh masyarakat. Dalam indicator moneter, ada beberapa indicator yang dapat diukur. 
2.      Indikator Non-Moneter 
Indikator ini merupakan indicator yang diambil dari beberapa hal pokok yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat
.3.      Indikator Campuran 
Merupakan campuran dari indikator-indikator sebelumnya. 
9. Sebutkan dan jelaskan kebijakan pemerintah dalam mengatasi krisis ekonomi! Kebijaksanaan Ekonomi Makro !
jawaban :

1. Kebijaksanaan ekonomi makro yang telah dilaksanakan pemerintah dalam upaya menekan laju inflasi dan memperkuat nilai tukar rupiah terhadap valuta asing adalah melalui kebijaksanaan moneter yang ketat disertai anggaran berimbang, dengan membatasi deficit anggaran sampai pada tingkat yang dapat diimbangi dengan tambahan dana dari luar negeri.
2. Kebijakan ekonomi mikro
Kebijaksanaan ekonomi mikro yang ditempuh pemerintah, ditujukan, antara lain:
a. program  penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,
b. sistem perbankan dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan lembaga perbankan;
c. merestrukturisasi hutang luar negeri;
d. mereformasi struktural di sektor riil; dan
e. mendorong eks
10. “Mendapatkan keuntungan atau laba yg maksimal dengan biaya atau usaha yang minimal” menurut Anda pernyataan ini benar apa salah? Jelaskan!
jawaban :
Benar, apabila kita sudah berpengalaman dalam mendirikan usaha dan diiringi dengan strategi yang baik dan dengan pemanfaatan modal yang maksimal. 
Akan tetapi dapat salah juga karena keuntungan atau laba yang maksimal harus dicapai dengan usaha yang maksimal pula, terutama bagi pemula. Karena pada saat pendirian usaha untuk pertama kali pasti banyak kendalanya maka dari itu harus dengan biaya atau usaha yang maksimal juga.  

Minggu, 31 Mei 2015

Review Pasar Modal (Investasi dan Saham)

TUGAS SOFTSKILL PEREKONOMIAN INSONESIA
REVIEW PASAR MODAL (INVESTASI DAN SAHAM)
AKUNTANSI 2015
KELAS 1EB02








Nama :

·         Iqbal Rabbani              NPM : 25214410





PASAR MODAL
Pasar modal (capital market) merupakan pasar untuk berbagai instrumen keuangan jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif maupun instrumen lainnya.
Ini merupakan sarana pendanaan bagi perusahaan maupun institusi lain (misalnya pemerintah), dan sebagai sarana bagi kegiatan berinvestasi. Dengan demikian, ia memfasilitasi berbagai sarana dan prasarana kegiatan jual beli dan kegiatan terkait lainnya.
Instrumen keuangan yang diperdagangkan di pasar modal merupakan instrumen jangka panjang (jangka waktu lebih dari 1 tahun) seperti saham, obligasi, waran, right, reksa dana, dan berbagai instrumen derivatif seperti option, futures, dan lain-lain.
Di Indonesia, terdiri atas lembaga-lembaga sebagai berikut:
- Badan Pengawas Pasar Modal
- Bursa efek
Perusahaan efek
- Lembaga Kliring dan Penjaminan, saat ini dilakukan oleh PT. Kliring Penjaminan Efek Indonesia (PT. KPEI)
- Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, saat ini dilakukan oleh PT. Kustodian Sentral Efek Indonesia (PT. KSEI)
Pasar Modal memiliki peran penting bagi perekonomian suatu negara karena menjalankan dua fungsi, yaitu:
a.       Sebagai sarana bagi pendanaan usaha atau sebagai sarana bagi perusahaan untuk mendapatkan dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang diperoleh dari pasar modal dapat digunakan untuk pengembangan usaha, ekspansi, penambahan modal kerja dan lain-lain
b.      Menjadi sarana bagi masyarakat untuk berinvestasi pada instrument keuangan seperti saham, obligasi, reksa dana, dan lain-lain. Dengan demikian, masyarakat dapat menempatkan dana yang dimilikinya sesuai dengan karakteristik keuntungan dan risiko masing-masinginstrument.
Mesti demikian, kita sering mendengarIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di level rendah. Hampir setiap saat kita membaca surat kabar, melihat berita televisi tak lepas dari bagian yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama yang selalu menayangkan perkembangan pasar modal(terutama IHSG).
Akhir-akhir ini, pasar modal menjadi isu penting dalam perjalanan ekonomikita. Kita dapat melihat negara China, hampir sebagian besar penduduknya ikut terlibat dalanm perdagangan saham, bahkan para petani di sana ikut jual beli saham. Akan tetapi, ditengah hiruk pikuknya pemberitaan, banyak masyarakat kita yang belum tahu tentang hal tersebut.
Mempunyai banyak fungsi, secara makro ekonomi sebagai sarana pemerataan pendapatan. Masyarakat dapat menikmati keuntungan dari perusahaan walaupun mereka bukan pendiri atau pengelola, yaitu dengan membeli saham perusahaan tersebut. Sehingga keuntungan perusahaan dapat dinikmati masyarakat umum dengan bantuan pasar modal.
Bagi perusahaan, pasar modal juga memberikan keuntungan besar, yaitu untuk mengembangkan usahanya (ekspansi) dengan menggunakan dana dari hasil penjualan saham di pasar ini tanpa harus hutang ke Bank yang bunganya cukup besar, dengan syarat yang rumit. Pasar ini juga sebagai Leading Indicatorperekonomian suatu negara, jika kondisinya baik atau berkembang, maka ekonomi suatu negara tersebut juga akan baik (tidak berlaku mutlak).

SAHAM
Pengertian Saham
Saham (Stock) adalah tanda pernyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha)dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. saham merupakan salah satuinstrumen pasar keuangan yang paling populer.

Jenis Saham
·         Saham Biasa (Common Stock)
·         Saham Preferen (Preferred Stock)
Keuntungan Memiliki Saham
1.      Deviden
Deviden merupakan pembagian keuntungan yang di berikan perusahaandan berasal dari keuntungan perusahaan.
2.      Capital Gain
Capital Gain merupakan selilisih antara harga beli dan harga jual. Capital gain terbentuk dengan adanya aktivitas perdagangan di pasar sekunder.
Resiko investasi saham
1.      Capital Loss
Capital loss merupakan kerugian selisih antara harga jual dan harga beli. harga jual lebih rendah dari pada harga beli
2.      Risiko Likuidasi
Perusahaan yang sahamnya di miliki, dinyatakan bangkrut oleh pengadilan , atau perusahaan tersebuat di likuidasi. pemilik saham mendapat prioritas terakhir dalam mengklaim modalnya setelah kewajiban perusahaan terpenuhi.
Tempat Perdagangan
Tempat perdagangan Saham di Indonesia adalah Bursa Efek Indonesia (Indoesia Stock Exchange)

INVESTASI
Investasi adalah suatu istilah dengan beberapa pengertian yang berhubungan dengan keuangan dan ekonomi. Istilah tersebut berkaitan dengan akumulasi suatu bentuk aktiva dengan suatu harapan mendapatkan keuntungan dimasa depan. Terkadang, investasi disebut juga sebagai penanaman modal. Berdasarkan teori ekonomi investasi berarti pembelian (dan produksi) dari modal barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan datang.
REVIEW
“REAKSI PASAR MODAL INDONESIA TERHADAP PENGUMUMAN PENERBITAN OBLIGASI SYARIAH”
Jurnal “Reaksi Pasar Modal IndonesiaTerhadap Pengumuman Penerbitan Obligasi Syariah” ditulis oleh Nunung Ghoniyah, Mutamimah, Jenar Widayati (Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang ) yang di terbitkan oleh SNA 2011.

Latar Belakang Teori dan Tujuan Masalah
Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan (explanatory research) yang akan membuktikan pengaruh atas variabel bebas yaitu pengumuman  penerbitan obligasi syariah terhadap dependent variable yaitu  pasar modal indonesia.
Penelitian ini menganggap bahwa terdapat  reaksi pasar  modal indonesia saat diumumkannya obligasi syariah.
Tujuan penelitian  ini adalah untuk membuktikan:
  1. Terjadinya abnormal return yang positif  dan signifikan atas pengumuman  penerbitan obligasi syariah
  2. Terjadinya perubahan trading volume activity saham yang positif dan signifikan atas pengumuman penerbitan obligasi syariah
  3. Terdapat perbedaan yang signifikan abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman penerbitan obligaasi syariah
  4. Terdapat perbedaan yang signifikan trading volume activity  sebelum dan sesudah pengumuman penerbitan obligaasi syariah

Metode
Subjek daripenelitianini adalah 9 emiten dari 17 perusahaan yang menerbirbitkan obligasi syariah per 30 november 2006. Pengumpulan data dengan menggunakan metode purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan adalah event study dengan periode pengamatan selama 21 hari disekitar tanggal pengumuman, yaitu 10 hari sebelum tanggal pengumuman, 1 hari saat pengumuman, dan 10 hari setelah tanggal pengumuman.
Hasil dan Pembahasan
Terjadinya abnormal return yang positif  dan signifikan atas pengumuman penerbitan obligasi syariah
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terjadi  abnormal return yang positif  tapi tidak signifikan atas pengumuman penerbitan obligasi syariah  yang artinya hipotesis dari penelitian ini tidak dapat didukung. Terdapat indikasi bahwa pengumuman penerbitan obligasi syariah kurang memberikan kandungan informasi yang bermakna bagi investor, karena investor masih cenderung melakukan strategi wait and see akibat dari pasar modal yang belum efisien. Strategi ini dilakukan karena masih terdapat informasi yang tidak jelas mengenai prospek perusahaan di masa depan sesudah penerbitan obligasi syariah.
Terjadinya  perubahan trading volume activity saham yang positif dan signifikan atas pengumuman penerbitan obligasi syariah.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat trading volume activity saham yang positif dan signifikan atas pengumuman penerbitan obligasi syariah. adanya kepercayaan para investor yang menganggap bahwa penerbitan obligasi syariah menjalankan prinsip – prinsip syar’i sehingga keamanan lebih terjamin untuk bertransaksi. Hal ini mampu membuktikan bahwa pengumuman obligasi syariah memiliki kandungan informasi, sehingga menyebabkan adanya perubahan yang signifikan atas aktivitas volume perdagangan saham
Terdapatnya  perbedaan yang signifikan abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman penerbitan obligaasi syariah
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan antara abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman penerbitan obligasi syariah, tetapi tidak signifikan yang artinya hipotesis dari penelitian ini tidak dapat didukung. Bahwa hasil menunjukkan bahwa penelitian ini tidak menemukan adanya perbedaan tingkat kemakmuran  investor pada periode pengamatan, baik sebelum  maupun sesudah pengumuman penerbitan obligasi syariah dimana kondisi tersebut kemungkinan karena obligasi syari’ah pada saat sekarang ini kurang disosialisasikan secara tepat, sehingga masyarakat tidak mengetahui keunggulan-keunggulan yang sebenarnya dari obligasi syari’ah
Terdapat perbedaan yang signifikan trading volume activity  sebelum dan sesudah pengumuman penerbitan obligaasi syariah
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara trading volume activity sebelum  maupun sesudah pengumuman penerbitan  obligasi syari’ah, yang artinya penelitian ini tidak dapat didukung. Trading volume activity sesudah penerbitan obligasi syariah akan lebih besar apabila penerbitan tersebut memberikan nilai tambah (kemakmuran), keamanan secara syar’i bagi investor.
Critical review
Secara keseluruhan,jurnal ini sudah cukup lengkap dan memenuhi standar kepenulisan. Namun ada yang perlu di critical review penulis kurang memberikan teori yang cukup mendukung pada hipotesa.hipotesa ditulis hanyaberdasarkan penelitian terdahulu. Peneliti juga tidak menjelaskan analisa yang digunakan dalam penelitian tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pengujian baik dengan indikator abnormal return maupun trading volume activity, secara umum disimpulkan bahwa pasar bereaksi tetapi tidak signifikan terhadap pengumuman penerbitan obligasi syariah. Hasil pengujian dari penelitian ini, hanya hipotesa I yang mendukung atas penelitian ini.



Sumber:

·         http://junianslive.blogspot.com/2015/04/pengertian-saham.html
·         https://ratnajea.wordpress.com/2013/04/11/investasi-dan-pasar-modal/
·         https://senyummu13.wordpress.com/2012/03/23/review-atas-jurnal-reaksi-pasar-modal-indonesia-terhadap-pengumuman-penerbitan-obligasi-syariah/

Senin, 04 Mei 2015

Bedah Jurnal




TUGAS SOFTSKILL PEREKONOMIAN INDONESIA
BEDAH JURNAL METODE VALUE AT RISK (VAR)
AKUNTANSI 2015
KELAS 1EB02














Nama :

·         Iqbal Rabbani              NPM : 25214410



Bedah Jurnal

Judul

Pengukuran Value at Risk pada Aset Perusahaan dengan Metode Simulasi Monte Carlo

Penulis

Leony P. Tupan, Tohap Manurung, Jantje D. Prang

Tujuan Penelitian

Untuk mengukur Value at Risk pada aset perusahaan PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT. Astra International Tbk (ASII) serta portofolio yang dibentuk oleh ketiga aset tersebut dengan menggunakan metode simulasi Monte Carlo.

Variable

Variabel yang digunakan adalah return yang diperoleh dari perhitungan harga penutupan (closing price) saham harian ITMG, BMRI, dan ASII selama satu tahun perdagangan (246 hari bisnis).

Alat Analisis

Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data harga penutupan (closing price) saham harian PT. Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT. Astra International Tbk (ASII) selama satu tahun perdagangan, mulai 1 Januari 2011 sampai 31 Desember 2011 yang telah dipublikasikan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan dapat diperoleh melalui home page www.yahoofinance.com.

Hasil Penelitian

Dari hasil dan pembahasan, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

a.       Jika investor menginvestasikan dananya sebesar Rp 100.000.000,00 pada aset tunggal dengan tingkat kepercayaan 95%, maka nilai risiko dari aset ITMG sebesar Rp 4.103.963,33. VaR terendah dari ketiga aset tersebut adalah VaR aset PT. Astra International Tbk (ASII) yaitu sebesar Rp 3.353.913,33. Sedangkan VaR aset PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) adalah sebesar Rp 4.060.096,67.

b.      VaR portofolio lebih rendah dari VaR masing-masing aset pembentuk portofolio tersebut. VaR Portofolio 1 yang dibentuk oleh aset ITMG dan BMRI adalah Rp 3.726.543,33. VaR Portofolio 2 yang dibentuk oleh aset ITMG dan ASII adalah Rp 3.233.133,33. VaR Portofolio 3 yang dibentuk oleh aset BMRI dan ASII adalah Rp 3.278.933,33. VaR Portofolio 4 yang dibentuk oleh aset ITMG, BMRI, dan ASII adalah Rp 3.218.906,67. Nilai VaR portofolio yang lebih rendah dari aset pembentuk portofolio tersebut disebabkan karena adanya efek diversifikasi.


Minggu, 22 Maret 2015

Perekonomian Indonesia

Kenapa Nilai Rupiah Melemah dan Dollar Memuncak?

Liputan6.com, Jakarta - Rupiah memimpin penurunan mata uang di Asia dan mencapai pelemahan terparah dalam 16 tahun terakhir setelah Bank Indonesia memberikan sinyal bahwa rupiah baik-baik saja. Alhasil, keperkasaan dolar Amerika Serikat (AS) terus menghantam rupiah hingga ke atas level US$ 13.200 per dolar AS.

Data valuta asing Bloomberg, Kamis (12/3/2015) mencatat nilai tukar rupiah melemah 0,16 persen ke level 13.213 per dolar AS pada perdagangan pukul 10:01 waktu Jakarta. Sebelumnya, nilai tukar rupiah sempat dibuka menguat di level 13.174 per dolar AS dibanding pada pembukaan sehari sebelumnya. Kini nilai tukar rupiah masih berfluktuasi melemah di level 13.134 per dolar AS hingga 13.214 per dolar AS.
Sementara kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menunjukkan, nilai tukar rupiah melemah ke level 13.176 per dolar AS. Pelemahan hari ini melanjutkan pelemahan dari perdagangan sebelumnya di level 13.164 per dolar AS.

KURS MATA UANG USD 20 Mar 2015


20 Mar 2015, Fri
Kurs Jual: 13265.00     Kurs Beli: 12965.00     Kurs Tengah: 13115.00
USD menguat 80.00 point dibandingkan kemarin(19 Mar 2015) 

Melemahnya rupiah ini berlangsung sejak awal 2012 lalu, jadi sudah hamper 2 tahun. Ekonomi pasar uang Farial Anwar mengatakan, “saya sangat prihatin dengan kondisi nilai tukar rupiah saat ini. Sebenarnya ini terjadi anomali disaat perekonomian Indonesia positif, namun rupiah malah melemah.”.

Berbagai analisis beredar tentang penyebab rupiah yang melemah dan dolar naik terus. Salah satu yang menjadi penyebab utama adalah pemerintah dollar AS yang sangat tinggi di pasar. Factor lain yang menjadikan rupiah melemah adalah neraca perdagangan yang terus deficit karena salah satunya dipengaruhi oleh impor migas besar dan harga minyak mentah yang terus naik.

Ternyata bukan Indonesia saja yang mengalami penurunan nilai mata uang, beberapa Negara di asia seperti Thailand bahkan menyatakan dalam situasi kritis.

Sebagai warga Negara kita hanya bisa bekerja yang baik dan berdoa supaya bisa segera keluar dari situasi ini. Itulah jawaban dari pertanyaan kenapa rupiah melemah dan dollar naik terus.













Sumber :

Minggu, 23 November 2014

Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya


 Merintis Usaha Baru dan Model Pengembangannya
Cara Untuk Memasuki Dunia Usaha
Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk memulai suatu usaha atau memasuki dunia usaha:
• Merintis usaha baru (starting)
1. Perusahaan milik sendiri (sole proprietorship), bentuk usaha yang dimiliki dan dikelola sendiri oleh seseorang.
2. Persekutuan (partnership), suatu kerjasama (aosiasi) dua orang atau lebih yang secara bersama-sama menjalankan usaha bersama.
3. Perusahaan berbadan hukum (corporation), perusahaan yang didirikan atas dasar badan hukum dengan modal saham-saham.
• Dengan membeli perusahaan orang lain (buying)
• Kerjasama manajemen (franchising)

Merintis Usaha Baru
Wirausaha adalah seseorang yang mengorganisir, mengelola, dan memiliki keberanian menghadapi resiko.
Sebagai pengelola dan pemilik usaha (business owner manager) atau pelaksana usaha kecil (small business operator), ia harus memiliki:
• Kecakapan untuk bekerja
• Kemampuan mengorganisir
• Kreatif
• Lebih menyukai tantangan

Menurut hasil survei Peggy Lambing:
• Sekitar 43% responden (wirausaha) mendapatkan ide bisnis dari pengalaman yang diperoleh ketika bekerja di beberapa perusahaan atau tempat-tempat profesional lainnya.
• Sebanyak 15% responden telah mencoba dan mereka merasa mampu mengerjakannya dengan lebih baik.
• Sebanyak 11% dari wirausaha yang disurvei memulai usaha untuk memenuhi peluang pasar, sedangkan 46% lagi karena hobi.

Menurut Lambing ada dua pendekatan utama yang digunakan wirausaha untuk mencari peluang dengan mendirikan usaha baru:
• Pendekatan ”in-side out” atau ”idea generation” yaitu pendekatan berdasarkan gagasan sebagai kunci yang menentukan keberhasilan usaha.
• Pendekatan ”the out-side in” atau “opportunity recognition” yaitu pendekatan yang menekankan pada basis ide merespon kebutuhan pasar sebagai kunci keberhasilan.

Berdasarkan pendekatan ”in-side out”, untuk memulai usaha, seseorang calon wirausaha harus memiliki kompetensi usaha. Menurut Norman Scarborough, kompetensi usaha yang diperlukan meliputi:
• Kemampuan teknik
• Kemampuan pemasaran
• Kemampuan finansial
• Kemampuan hubungan

Dalam merintis usaha baru, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
• Bidang dan jenis usaha yang dimasuki.
Beberapa bidang usaha yang bisa dimasuki, diantaranya:
1. Bidang usaha pertanian (pertanian, kehutanan, perikanan, dan perkebunan).
2. Bidang usaha pertambangan (galian pasir, galian tanah, batu, dan bata).
3. Bidang usaha pabrikasi (industri perakitan, sintesis).
4. Bidang usaha konstruksi (konstruksi bangunan, jembatan, pengairan, jalan raya).
5. Bidang usaha perdangan (retailer, grosir, agen, dan ekspor-impor).
6. Bidang jasa keuangan (perbankan, asuransi, dan koperasi).
7. Bidang jasa perseorangan (potong rambut, salon, laundry, dan catering).
8. Bidang usaha jasa-jasa umum (pengangkutan, pergudangan, wartel, dan distribusi).
9. Bidang usaha jasa wisata (usaha jasa parawisata, pengusahaan objek dan daya tarik wisata dan usaha sarana wisata).
• Bentuk usaha dan kepemilikan yang akan dipilih.
Ada beberapa kepemilikan usaha yang dapat dipilih, diantaranya perusahaan perseorangan, persekutuan (dua macam anggota sekutu umum dan sekutu terbatas), perseroan, dan firma.
• Tempat usaha yang akan dipilih.
Dalam menentukan tempat usaha ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, diantaranya:
􀂃 Apakah tempat usaha tersebut mudah dijangkau oleh konsumen atau pelanggan maupun pasar?
􀂃 Apakah tempat usaha dekat dengan sumber tenaga kerja?
􀂃 Apakah dekat ke akses bahan baku dan bahan penolong lainnya seperti alat pengangkut dan jalan raya
• Organisasi usaha yang akan digunakan.
• Kompleksitas organisasi usaha tergantung pada lingkup atau cakupan usaha dan skala usaha. Fungsi kewirausahaan dasarnya adalah kreativitas dan inovasi, sedangkan manajerial dasarnya adalah fungsi-fungsi manajemen. Semakin kecil perusahaan maka semakin besar fungsi kewirausahaan, tetapi semakin kecil fungsi manajerial yang dimilikinya.


• Lingkungan usaha
Lingkungan usaha dapat menjadi pendorong maupun penghambat jalannya perusahaan. Lingkungan yang dapat mempengaruhi jalannya usaha/perusahaan adalah lingkungan mikro dan lingkungan makro.
Lingkungan mikro adalah lingkungan yang ada kaitan langsung dengan operasional perusahaan, seperti pemasok, karyawan, pemegang saham, majikan, manajer, direksi, distributor, pelanggan/konsumen, dan lainnya.
Lingkungan makro adalah lingkungan diluar perusahaan yang dapat mempengaruhi daya hidup perusahaan secara keseluruhan, meliputi lingkungan ekonomi, lingkungan teknologi, lingkungan sosial, lingkungan sosiopolitik, lingkungan demografi dan gaya hidup.

Membeli Perusahaan yang sudah didirikan
Banyak alasan mengapa seseorang memilih membeli perusahaan yang sudah ada daripada mendirikan atau merintis usaha baru, antara lain:
• Resiko lebih rendah
• Lebih mudah
• Memiliki peluang untuk membeli dengan harga yang dapat ditawar

Membeli perusahaan yang sudah adaa juga mengandung permasalahan, yaitu:
• Masalah eksternal, yaitu lingkungan misalnya banyaknya pesaing dan ukuran peluang pasar
• Masalah internal, yaitu masalah-masalah yang ada dalam perusahaan, misalnya image atau reputasi perusahaan.

Franchising (Kerjasama Manajemen/Waralaba)
Franchising adalah kerjasama manajemen untuk menjalankan perusahaan cabang/penyalur. Inti dari Franchising adalah memberi hak monopoli untuk menyelenggarakan usaha dari perusahaan induk.

Franchisor adalah (perusahaan induk) adalah perusahaan yang memberi lisensi, sedangkan franchise adalah perusahaan pemberi lisensi (penyalur atau dealer). Bentuk
Kelebihan
Kekurangan
Merintis usaha

• Gagasan Murni
• Bebas beroperasi
• Fleksibel dan mudah penggunaan


• Pengakuan nama barang
• Fasilitas inefisien
• Persaingan kurang diketahui

Membeli perusahaan

• Kemungkinan sukses
• Lokasi sudah cocok
• Karyawan dan pemasok biasanya sudah mantap
• Sudah siap operasi


• Perusahaan yang dijual biasanya lemah
• Peralatan tak efisien
• Mahal
• Sulit inovasi

Kerja sama manajemen

• Mendapat pengalaman dalam


• Tidak mandiri
• Kreativitas tidak






https://muhammadghazali.wordpress.com/tag/artikel-kewirausahaan/

Kewirausahaan

Pendapat mengenai Kewirausahaan.

Apa pendapatmu mengenai Kewirausahaan?

Kesuksesan yang paling besar adalah meniru cara orang-orang yang sukses menangani situasi tertentu. Ide-ide yang digunakan dapat membuat anda menjadi lebih baik apabila anda memulainya lebih dahulu daripada orang lain.
Wirausaha adalah seseorang atau sekelompok orang yang mengorganisir faktor-faktor produksi, alam, tenaga kerja, modal, dan skill untuk tujuan berproduksi. Kewirausahaan menjadi persoalan penting dalam perekonomian suatu bangsa yang sedang membangun atau berkembang. Kemajuan atau kemunduran ekonomi suatu bangsa ditentukan oleh keberadaan dan peranan dari kelompok entrepreneur ini. Melalui kewirausahaan akan memunculkan banyak manfaat pada masyarakat. Manfaatnya yaitu :

  • Menciptakan kesejahteraan bagi orang yang menemukan cara-cara baru untuk menggunakan resources
  • Mengurangi pengangguran.
  • Menjadi pribadi unggul yang patut diteladani, karena sebagai seorang wirausaha yang terpuji, jujur, berani, hidup tidak merugikan orang lain.
  • Hidup tidak berfoya-foya dan tidak boros.
  • Memberi contoh bagaimana bekerja keras, tetapi tidak melupakan perintah-perintah agama, dekat dengan Tuhan.
 Sikap !

  1. Disiplin
  2. Komitmen Tinggi
  3. Pengertian Komitmen Tinggi
Seorang wirausaha harus memiliki kemampuan memahami bisnis dengan baik, sehingga mereka mampu membuat komitmen yang lebih tinggi dari orang lain. Kemampuan pikiran dan kerja keras akan bermanfaat jika dapat memanfaatkan waktu yang tepat untuk meraih tujuan.
  1. Jujur
Wirausaha akan sangat berarti apabila disertai dengan sikap keterbukaan menerima saran dan kritik yang mengarah kepada perbaikan, karena perbaikan dan saran akan membangun atau menghasilkan kemajuan.
  1. Kreatif dan Inovatif
  2. Mandiri
  3. Realistis